09 September 2017

Lembaran Baru






Bismillahirrahmanirrahiim..

Fiuhh.. betapa berdebunya blog jadulku ini.. masyaaAlloh.. 😊😄
Waktu berlalu sedemikian cepat tak terasa sudah berlalu beberapa tahun tanpa sedikit pun aku mengisi blog sederhana ini..
Apa kabar dunia blogger ?
Apa kabar tulisan-tulisan lamaku ?
Apa kabar sahabat-sahabat blogger yang tak pernah kukunjungi blognya ?

Maaf.. maaf.. pesona media sosial diluar sana memang kuat.. sepanjang hari aneka suguhan cerita kehidupan silih berganti hadir dari ribuan teman-teman yang saling terkoneksi. Tak perlu pandai menulis untuk bisa berbagi cerita di media sosial, bahasa foto, bahasa gambar, bahasa jempol (like and dislike) pun bisa mewakili eksistensi setiap orang.
#alasan itulah yang menyita waktu dan perhatianku beberapa tahun ini, sampai akhirnya Alloh SWT mempertemukan dengan sahabat2 shalihah - yang diantaranya orang-orang dari masa laluku #eaaa.. isshh.. nggak aneh2 lho yaa.. mereka bunda-bunda yang penuh inspirasi, termasuk salah satunya adalah yang sudah sekian lama kenal aku dari jaman kuliah - kakak kelas sekaligus mentorku di kampus dulu Mbak Widya. Aahh.. reuni yang menyenangkan.
Penampilan kami pun sama-sama sudah berubah, Alhamdulillah.. berusaha memenuhi ketentuanNYA untuk menutup aurat lebih rapih lagi.. dan memang, bagiku pribadi menjadi lebih sederhana dan terasa jauh lebih nyaman. Gue banget, nggak harus ribet dandan macam-macam jadinya hehe...

Kami bertemu di Kedai Ina. Warung makan mungil yang chic di kawasan Jati Padang. Menunya mix masakan Indonesia, Asia dan sedikit sentuhan Western. Sangat menyenangkan.
Dari temu kangen, makan bareng, hingga akhirnya bergulir sharing dan cerita, bertukar tanya sedang sibuk apa akhir-akhir ini ?

Aku ?
Yaa.. aku memang sudah hampir setahun ini berusaha memulai lembaran baru. Setelah hampir 9 tahun sibuk di bisnis network marketing hingga menjadi perwakilan Stokis Center wilayah Jakarta Barat, akhirnya bulan November 2016 lalu aku mantap untuk mengurangi kesibukan di bisnis tersebut. 9 tahun cukuplah bagiku untuk berperan sebagai 'pemain utama'.
Selanjutnya, aku harus mulai belajar hal-hal yang baru, supaya kehidupan yang 'kaya' ini bisa kuserap hikmahNYA sebanyak-banyaknya. Aku mulai mencoba fokus pada beberapa kegiatan sosial, mulai lebih memperhatikan TK kecilku yang semakin lama semakin membutuhkan banyak sentuhan kreatifitas. Anggaplah itu investasiku untuk masa yang akan datang. Bukan target nilai nominalnya, cukuplah sekolah kecilku itu bisa mandiri sendiri pun aku rasanya merasa sangat bersyukur.
Tapi semoga bisa menjadi investasi masa tuaku insyaaAlloh.. tabungan amalku jika Alloh SWT mengizinkan.. aamiin Yaa Rabb.

Bisnis ? Mulai juga mencoba beberapa jualan konvensional yang sangat sederhana. Modal kecil, tentu saja, barang-barang keperluan emak2 muslimah hehe.. kaos kaki, skincare halal dll.. cukuplah untuk uang jajan dan sedikit-sedikit untuk berbagi. Alhamdulillah, menyenangkan.
Selanjutnya ? Jujur.. aku merasa harus memulai suatu kesibukan baru, yang lebih serius dan fokus untuk mengaplikasikan ilmu yang kudapat di bangku kuliah. Bahkan walau tak terpikir sebelumnya olehku, ternyata justru mas Ridlo, suamiku yang punya ide baru. "Sekolah lagi gih.. biar nambah lagi wawasanmu.. nanti manfaatnya bisa dibagi dengan banyak orang kan,"
Dan akhir-akhir ini beliau cukup sering mengulang-ulang topik sekolah. Takut ? Enggak sih.. tapi galau sedikit-sedikit iya.. hahaha... 😂😂😂

Tukar cerita terus bergulir. Dan dari pertemuan itu, tiba-tiba motivasi dan inpirasi berdatangan !
Mbak Widya, mentorku saat kuliah di kampus Depok dulu ternyata baru beberapa bulan ini keluar dari kantor lamanya. Bismillahirrahmanirrahiim.. beliau coba merintis usaha, memulai kantor baru dan berkarya mandiri sebagai konsultan hukum, peneliti dan juga mengelola media online. Kereen yaa !  Dan, semua rintisan yang sudah dilakukannya beberapa waktu sebelum resign, bersamaan dengan melanjutkan sekolah lagi !
Adakah semuanya kebetulan ?
Niatku untuk mencari wawasan dan pengalaman baru, pemikiran suami agar aku melanjutkan sekolah lagi seiring ketidakpercayaan diriku untuk memulai hal yang baru.. Lalu tiba-tiba aku bertemu mbak Widya yang sudah berani melangkah membuka 'lembaran baru'nya, adakah semua itu kebetulan ?

Yaa Rabb.. sesungguhnya tiada satu pun di alam ini yang terjadi secara kebetulan, sebagaimana Al Qur'an, Kalamullah mengatakan :
"... Allah mengatur urusan (makhluk-Nya)." (ar-Ra'd: 2).
" dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula)...." (al-An'aam: 59).

"Sesungguhnya, Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran." (al-Qamar: 49)
"Tiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya, yang demikian itu adalah mudah bagi Allah." (al-Hadiid: 22)

Selanjutnya ?
Mbak Widya mendengarkan kalimat-kalimatku dengan tenang, seperti biasa. Masih seperti dulu 😊
"Setor tulisan yaah ke aku.. setiap kejadian, peristiwa, apapun yang kamu lihat bisa jadi renungan. Renungan bisa dituliskan, jadi tulisan yang mudah-mudahan bermanfaat dan menginspirasi. Mulai saja dulu.. Aku tunggu minggu depan yaa tulisanmu,"
"Selanjutnya mbak ?" beliau tersenyum.
" Nanti kita ketemu lagi," 

 Dasar si Mei, yang punya management waktu berantakan sejak dulu. Hari demi hari berlalu, minggu berganti.. dan tulisanku belum juga jadi. Sampai akhirnya siang ini, setelah nyaris 14 hari berlalu dari reuni kecil-kecilan itu, pesan masuk di whatsappku. Mbak Widya !
" Assalamu'alaikum.. Adikku sayang, tulisannya mana ?"

Subhanallah Alhamdulillah.. seperti alarm yang tiba-tiba tiba saatnya berbunyi !
Semakin dekat saat untuk 'membalik halaman'... aku harus segera mulai lembaran baru.
Yuuk marii.. mulai dengan tulisan pertama.. anggap intermezzo yang semoga bisa memecah kemalasan, mengobarkan kembali minat yang 'tertidur' untuk melangkah ke tulisan yang lebih bernas dan bisa jadi bahan renungan. Ayoo semangaaaatt !!

Dan sejatinya setiap pergantian waktu, detik berganti menit, menit berganti jam.. waktu yang tak pernah berhenti dan tak akan bisa kembali, itu semua adalah kesempatan yang diberikan Alloh SWT untuk memulai lembaran baru...
Mari berkarya, mari berusaha dan terus berdoa.. semoga sisa hidup kita bermanfaat !

-------

@BundaaMei September 9, 2017
www.meitriacahyani.com

Tidak ada komentar: