19 September 2017

Jodoh


Alhamdulillah.. akhirnya siang ini, daku kembali ke Jakarta 💜💜💜
Ya, akhir minggu lalu memang kuhabiskan di Jawa Timur, menghadiri pernikahan Andra dan Angget. Andra, sepupu kecilku yang sekarang sudah dewasa tentunya - sudah lulus Sarjana Kedokteran sejak setahun lalu, putri bungsu tante-ku, adik Mama yang no.3.

Begitulah, potret ideal yang diinginkan sebagian besar orang tua dan mungkin juga dicita-citakan hampir semua gadis remaja. Lulus kuliah, dapat gambaran yang jelas tentang karir dan masa depan, bertemu calon pasangan hidup yang direstui orang tua, dan menikah dengan acara resmi dan resepsi idaman yang sesuai keinginan.. diiringi doa restu handai taulan, sanak family.. semoga menjadi keluarga sakinah mawaddah wa rahmah.. aamiin Ya Rabbal'alamiin.. 

Hmm.. Jodoh..
Sebagaimana rezeki, lahir, maut yang pasti akan dialami setiap orang, jodoh itu misteri yah..
Ada yang sudah sekianlama menanti, tapi jodohnya belum juga menghampiri.. ada yang seakan sudah bertemu pasangan hidup, menikah beberapa lama tapi rupanya jodohnya tiada berlanjut.. Ada yang berjodoh ideal, saling kasih sayang dan mengayomi tetapi rupanya Yang Kuasa punya rencana lain, jodohnya tiada panjang usia.. Ada pula pasangan yang beruntung dapat mengayuh kehidupan bersama, hingga usia lanjut, dapat melihat anak keturunannya bertambah banyak dengan limpahan rezeki dan berbagai barokah kehidupan. Alhamdulillahirabbil'alamiin..

Pernikahan yang dilaksanakan di kota kecil Madiun tersebut, dengan tetamu yang berasal dari wilayah sekitarnya : Madiun, Ponorogo, Magetan, Ngawi, Caruban dll,, bahkan ada juga yang datang dari Blitar, Malang, Surabaya, Solo, dan Jakarta. Menghadiri pernikahan Andra - Anggit kemarin pun, bagai membuka 'portal waktu' bagiku. Banyak jumpa saudara-saudara yang bertahun-tahun tiada bertemu. Yah, kami sama-sama sudah menua.. Anak keturunan pun semakin tumbuh besar.

Berbagai cerita yang hadir sungguh bagaikan kejutan-kejutan kecil. Keponakan yang dulunya pemalu pendiam, sering 'ngumpet' di belakang ibunya, tak terasa kini sudah lulus kuliah, tampil cantik dan percaya diri.. " Lagi ngelamar-ngelamar kerjaan.. habis wisuda bulan lalu.." seloroh sang Ibu dengan bangga. Ada juga, keponakan yang dulu kutunggui kelahirannya di RS Harapan Kita, sekarang baru saja melahirkan anak pertamanya. Waktu terus berlalu.. dan tak sedikit pula saudara-saudara yang terkejut, buntutku 3 putri ternyata sudah beranjak remaja - bahkan anak pertamaku sudah memasuki bangku kuliah. "Wah, sebentar lagi mantu dong ya.. " seloroh beberapa saudara menggodaku.
Biasalah.. banyak orang mengatakan, punya anak perempuan itu, jika sudah akil baligh, biasanya ada kemungkinan lebih cepat dilamar hehehe...

Terlintas ingatanku pada sekitar 21 tahun yang lalu - betapa diri ini pun tak menyangka.. mahasiswi yang suka sok sibuk di kampus, sangat suka sekolah dan punya cita-cita sebagai wanita karir ternyata ditakdirkan ketemu jodoh di semester 6 perkuliahannya. Jodoh yang datang tiba-tiba, tak terlintas sedikit pun untuk menjadi teman hidup selamanya.. dan berbeda usia 13 tahun pula ! 😃
Tapi itulah jodoh, rahasia hidup. Khawatir tidak akan bertemu orang lain sekualitas beliau, didukung doa restu orang tua dan keluarga besar kedua pihak.. Bismillahirrahmanirrahiim.. dan itu adalah salah satu keputusan terbaik dalam hidup ini, yang terus kusyukuri hingga hari ini dan insyaaAlloh selamanya #ehm.. 💙💙💙

Dan pilihan terhadap jodoh pula yang membawa banyak konsekwensi dalam kehidupan seseorang. Namun sesungguhnya, jika kita memaknai bahwa sejatinya kehidupan adalah untuk semata-mata menjalankan ibadah pada Sang Maha Pencipta - demikian juga jika memaknai setiap konsekwensi hidup yang harus kita jalani adalah merupakan ibadah itu sendiri, insyaaAlloh kita akan lebih ringan menjalankannya. Nilai ibadah yang berlandaskan kesyukuran, dan semoga senantiasa bertaqwa pada Alloh SWT tentu akan lebih ringan #myselfreminder

Bertemu jodoh, memilih jodoh, menentukan jodoh adalah rahmat.. anugrah dan rezeki yang mungkin kehadirannya tidak selalu indah, atau tidak sama tepatnya pada setiap orang. Sejatinya bertemu jodoh itu pun juga merupakan bagian peranan manusia, tentang bagaimana ia akan membentuk/menjalani kehidupannya kemudian. Apakah dengan hadirnya jodoh, ia kemudian semakin dekat dan bertaqwa pada Alloh SWT - atau justru sebaliknya ? Dengan kehadiran jodoh - teman hidup pasangan jiwanya, justru ia semakin tenggelam dengan dunia dan semakin 'asing' dengan Rabb-Nya ?

Subhanallah.. Astaghfirullah..
Terus panjatkan doa dan harapan yang tak putus.. semoga dengan jodoh pendamping hidup kita, atau yang kelak akan bertemu.. adalah sebaik-baiknya anugrah demi meraih keridloan Alloh SWT..
InsyaaAlloh.. semoga jodoh di dunia ini, terus diperkenankanNya untuk menjadi jodoh di akhirat kelak.. aamiin Yaa Rabb..  
















Tidak ada komentar: