04 Februari 2010

Kangen

Hari ini..
Subhanallah, kok kangeeen banged sama anakku.. Rayhanat..
Kemarin baru telepon dia satu jam penuh..
Macem-macem curhatnya.. ;-)



" Ibu, gimana kabarnya ? Bu, doakan yaa.. Iyan (begitu dia menyebut dirinya) mau ujian tulis dua hari lagi.. kemarin ujian lisan, bu.. bahasa Arabnya susaahh.. banyak kata-kata yang nggak ngerti bu.. "

" Ibu.. aku waktunya bayar iuran, uangku kurang.. "

" Bu, kalo temanku dikunjungi ortunya, Iyan suka kangen bu.. mereka dibawakan makanan macam-macam.. adiknya juga ikut.. jadi kangen sama Rania & Razna.. "

" Bu, aku sekarang belajar terus bu, pelajaran susah-susah.. doain ya bu.. biar ujianku bagus nilainya.. aku nggak mau ibu kecewa kalo nilaiku jelek.. "

" Ibu, sedikit lagi pulang libur semester bu.. siapa nanti yang jemput aku yaa ?"

Hehe.. ;-)
Look, soo many expressions from my daughter !



Sebetulnya kadang aku membunuh rasa kangen itu dengan mendoakannya..
Anakku sedang menuntut ilmu di Gontor Putri 1 - Mantingan Ngawi, Jawa Timur.
Bismillah,
begitu lulus SD tahun 2009 lalu kami sepakat untuk mengirimnya belajar ke pesantren.



Jauh amat siih mondoknya ?
banyak memang yang bilang begitu..
Kenapa harus masuk pesantren kan banyak SMP Islam yang berkualitas baik di sekitar Jakarta ?
Oh iya.. memang, dan semua punya kelebihan & kekurangan masing-masing :)

Tapi memang ini ikhtiar diriku & bapak Ridlo untuk memberi bekal pada putri kami.
Di pesantren, InsyaALLOH kegiatannya akan terpantau selama 24 jam.
Setiap detik setiap menit kehidupannya tidak akan terbuang percuma, dan semua kegiatannya akan terintegrasi untuk membentuk pribadi yang InsyaALLOH tangguh, sederhana, berkepribadian - selain juga memberikan dasar ilmu agama yang mantap !
Intinya,
kami ingin memberikan dasar pendidikan agama yang lebih baik dari kami berdua agar anak-anakku kuat menghadapi tantangan maupun bentuk kehidupan apa pun di masa yad..





Juga,
mudah-mudahan anak-anakku dapat memahami ilmu agama lebih baik dari orangtuanya..
ini bentuk investasi akhirat kami, InsyaALLOH..
semoga kelak anak2 kami bisa mendoakan kami orang tuanya dengan sebaik-baiknya, dengan pemahaman ilmu agama yang didapatkan di pesantrennya, itu harapan kami..

Nah,
kata siapa investasi pendidikan hanya berhenti sd untuk kepentingan dunia aja ?
Bismillah yaa..
semoga ALLOH meridloi..

Tidak masalah profesi apa yang dipilih anakku kelak..
mau sukses mau kaya raya, punya gelar, titel, jabatan - itu kan ukuran dunia !







Yang penting buat kami,
anak-anakku bisa alimah sholihah itu yang utama..
Bisa bermanfaat untuk sesama ummat manusia lewat kiprah nyata mereka yang tulus ikhlas..
kami berharap..
Pembentukan pribadi yang luhur & etos kerja yang baik serta semangat berikhtiar akan menjadikan mereka pribadi yang tangguh menghadapi kerasnya kehidupan !
Sehingga tiada keraguan - rizki, kemudahan berikhtiar serta hidup yang berkualitas akan menjadi keberkahan bagi mereka !



Lebih mulia anakku jadi ibu RT yang bisa melahirkan mendidik generasi penerus berkualitas bagi ummat Islam.. aamiin..
daripada sekedar pegawai yang mementingkan karir & jatuh bangun
memperjuangkan pekerjaannya untuk kepentingan segelintir orang..

Lebih bermanfaat anakku 'sekedar' jadi guru agama yang bisa jadi panutan untuk kebaikan..
daripada jadi guru besar/ilmuwan yang tidak punya hati nurani yang kepandaiannya dimanfaatkan untuk hal2 yang meresahkan masyarakat sedunia..
Lebih terpuji anakku jadi pedagang yang jujur & bisa menolong banyak orang - ketimbang jadi pengusaha kakap yang detik demi detik hidupnya menzalimi orang kecil..
Naudzubillah min dzalik.. :((

Buat kami, pesantren-lah tempat yang tepat untuk anak-anak kami :)
Itulah mengapa kubunuh semua perasaan ragu, kuatir, kasihan..
juga semua rindu yang tidak proporsional..



Kami, aku & suamiku.. titip anakku pada ALLOH SWT..
Kami tahu, ALLOH akan menjaganya lebih dari siapa pun di dunia ini..
dan kami tahu..
Anakku Rayhanat pasti bisa kuat menjalani hari-hari yang serba apa adanya :)

Sebetulnya.. sekarang airmataku mulai mengembang..
Bismillah..
Hatiku tak sekalipun goyah, kami berusaha memilihkan yang terbaik buat Rayhanat !
Bismillah, mohon doanya..
Mohon keikhlasan teman-teman semua.. doakan anakku ya..
doakan kami, agar tetap lurus dan rendah hati selalu dalam tujuan kami..
InsyaALLOH.. hanya semata mengharap keridloanNYA..
aamiin. aamiin.. Ya Rabb..

5 komentar:

Bunda Nayla mengatakan...

Subhanallah, hebat deh ibu satu ini. Kalo aku dah nangis terus kale bu sepanjang telponan...hix...saking kangennya...

Emang pendidikan agama no.1 untuk saat ini, aku jg pengen banget nanti Nay juga begitu, masuk pesantren. Harus siap nih dari sekarang, siap nangis terus krn kangen jauh dari Nay, :)

Lidya mengatakan...

Belajar mandiri dari dini ya mbak. biar jauh tapi bermanfaat

ke2nai mengatakan...

kl sy blm bisa ngebayangin gimana rasanya jauh dr anak. pasti berat bangeeetttt & nagis terus :D

Elsa mengatakan...

subhanallah, secantik ibunya!!!

hebat bisa masuk gontor putri di mantingan. dulu aku mau masuk kesitu, tapi abah gak tega. karena jauh, akhirnya cuman sekolah islam berasrama di surabaya. tidak sehebat di gontor.

adik sepupuku juga di Gontor1, tapi cowok.


semoga jadi muslimah yang berguna bagi lingkungannya, amiiiiiiiin
bisa membagi ilmunya kepada masyarkat di sekitarnya kelak

tiwi mengatakan...

Asswrwb bunda... Bs share bgmn membuka pola pikir putrinya menjadi ihklas dg hatinya sendiri untuk mau dipondokkan di gontor putri? Krn saya jg ada rencana tp putri saya msh blm membuka hatinya..trima kasih bunda...